
aku bilang itu cinta,
karena tatapannya,
seperti embun pagi yang menyejukkan mata.
aku bilang itu cinta,
karena kata-katanya,
seperti instrumen
yang bisa mendiamkan hati penuh tanya.
aku bilang itu cinta,
karena cintanya,
seperti secangkir teh buatannya,
meredakan lambungku yang meronta-ronta.
Hangat sekaligus menyejukan...
*catatan si keriting
bersama malam
dan secangkir teh
yang penuh kenangan.